Wednesday, August 3, 2016

Bekerja Untuk Bayar Hutang Saja

Mungkin bagi orang yang tidak memeprhatikan hutang maka hutangnya
dapat menumpuk terus dan sampai menenggelamkan dirinya. HAl ini akita
tidak perhatiannya ada hutang dan terus menerus ia menumpuk hutang
tanpa ada usaha untuk mengecilkan hutang tersebut.

Bias jaid kasus karena hutangnya bisa mencapai ratusan juta sementara
penghasilannya hanya jutaan atau cum apuluhan juta.MAka ia harus
menyicilnya. Ada yang dengan penghasilannya tidakmencukupi karenana
selamanya ia harus berhutang terus untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Akhirnya ia bekerja eras untuk mendapatkan bayaran hutang eserta
bunganya yang berlipat-lipat, Sedikit sekali mereka terlambat maka
bunganya akan meningkat terus dan belum lagi denda yang akan mereka
dapatkan jika harus menunda bayaran hutang.
KAlau saja 60% penghasilan dibayarkan ke htang maka jelas saja si
penghutang tidak akan sejahtera apalagi cuma gajinya sekitar UMR dan
sekitar dua juta dipergunakan untuk membayar hutang sementara yang
sisanya tidak mau tahu kemana.
Kalau untu pengeluaran lainnya berupa makan mungkin masih cukup
kemudian untuk bayar listrik, gas dan air maka kita sudah kehabisan
uangnya.
Tetu tidk nikmat hidup dan bekerja untuk membayar hutang saja. KIta
ibarata hanya bekerja keras namun uang berpindah tangan sebelum uang
tersebut kita rasakan.
kita menjadi sedih akan hal ini.
Seandaninya kita gunakan untuk menabung maka uang tersebut akan
berkembang dengan baik cuma syaratnya juga harus benar menabung kalau
cuma menabung biasa yah tidak ada dan cuma uangnya berkurang dari
waktu ke waktu.
BAyngakan ada hanya pergi pagi-pagi bekerja dengan keras namun anda
tidak mendapatkan uang dari keringat tersebut karena membayar hutang
yang tinggi sekali. Terkadang pekerjaan anda harus lembur samapi malam
hari.Ini ibarat anda bekerja rodi. Perusahaan tempat anda bekerja
tetap membayar anda namun bank pemberi pinjaman creditor yang memotong
uang anda. Apakah anda rela seperti ini seterusnya.
Tetapi digarisbawahi bahwa anda harus menerus wajib membayar hutang
karena kalau tidak itu akan menjadi beban. Berjuang dengan semangat
membayar hutang untuk tidak lagi berhutang dengan oang lain atau bank
lain.

Sunday, July 24, 2016

Dealer motor tidak melayani cash

Tidak Melayani Cash
Salah satu hutang penyebab hutang adalah tidak bolehnya membeli cash? Lha kok? Pembeli yang sudah mempunyai uang yang ada dan berasal dari kerja keras dan mendapatkannya dengan cara yang benar namun kini disuruh berhutang dan hutangnya plus dengan bunga atau riba  lagi.
Hal ini jelas mau menjerumuskan orang pada hutang. Mau tidak mau yabg terpaksa, mereka harus menggunakan cara berhutnag agar mendapatkan motornya. Ada juga dealer lain yang mensyaratkan untuk menambah uang dari harga  jualnya.
Kalau menghilangkan motor pada penjual memang jelas sangat menguntungkan bagi si delaer motor karena mereka akan mendapatkan bunga dari sana walau pasti ada risiko si pbeli motor tersebut mengemplang hutang tapi yah itu masih untung dengan perhitungan statistik bahwa menghilangkan masih untung karena plus hunga dan dendanya juga.
Oleh karena itu perusaahan motor seharusnya memfasilitasi orang-orang yang tidak mau membeli motor dengan berhutang agar mereka bisa isa lebih sejahtera.

Friday, June 10, 2016

Membuka internet di gratis

Membuka internet di gratis
Sampai saat ini internet di negeri kita masih cukup magal. Untuk ukuran. 2gb saja kita harus mengeluarkan sekitar 50.000. Kalau dipakai untuk nonton YouTube maka sepuluh jam sudah habis belum juga dengan main lewat sosial media , chatting dan lain-lain. Yah kita harus mengeluarkan uang yang banyak lagi.
Untungnya ada fasilitas internet gratis. Kalau kita belum terdesak bangat yah gak usah gunain itu.
Bagi saya yabgvseornag pengajar memang mempunyai keuntungan untuk menggunakan internet di kampus. Dengan internet ini saya bisa untuk emhuali dan mempostbblog. Hanya saja saya ini kurang cerdik untuk menggunakan hal ini karena saya tidak bisa menahan diri untuk browsing atau main social media. Saya lebih senang menggunakan paket daripada internet gratis.
Saya akan lebih fokus untuk itu agar bisa menghemat uang.
Kalau teman saya punya cara lain. Ia cuma mau buka wa kalau di kampus saja. Kadang teman-teman kita sering mengirimkan file yang besar sekali sehingga kita harua menhgunakan Kouta atau paket data kita. Kalau demikian kita akan merugi padahal pesannya tidak seberapa artinya. Untuk menghindari muhadir kita harus atur atau set wa kita agar tidak langsung mengunduh gambar atau video.
Terkecuali kita hendak mengirim pesan yang hari itu juga sampai maka kita mau tidak mau menggunakan paket data. Tetapi kalau cuma untuk yang ujtuk sekedar main kitabyah harus membatasinya juga Jika kita mau berhemat.

Thursday, June 9, 2016

Pilih tanah atau universitas mahal

Pilih tanah atau universitas mahal
Berapa jumlah pengangguran sarjana ? Mungkin jawabannya tidak ada yang pasti tapi pokoknya banyak. Kita sudah bersekolah capek-capek tetapi hasil dari sekolah itu tidak memadai bagi kita.
Kadang kita harua menerima upah yang dibawah UMR walupun kadang itu hanya temporer karena kalau kita lama bekerja kita akan mendapatkan gaji yg ang besar sekali. Itu sih idealnya.
Karena itu jangan salahkan kalau ada orang yang bilanh sekolah tinggi nganggur juga? Yah kalau seperti ini memang benar nanti orang-orang lebih senang nganggur daripada a tidak sekolah. Kalau opini saya pendidikan perlu masalahnya tidak semua pendidikan dapat dijangkau oleh masyarakat kita. Kalau pendidikan tinggi kadang hanya bisa dijangkau oleh orang yang memiliki uang saja.
Idealnya ketika seorang lulusan perguruan tinggi jika lulus mendapat pekerjaan yang besarannya melebihi umr . Akan tetapi setelah wisuda dan menerima ijazah tidak jarang sarjana yang cuma kerjaannya di internet untuk untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang ilmunya Bahakan mereka membanting harga.
Tidak seimbang antara pengeluaran sekolah dengan pendapatan gaji kalau mau dibilang atau dihitung-hitung.  Kalau mengorbankan harta yang satu-satunya untuk itu lama-lama kita bangkrut.
Ada yang bilang kalau tanah lebih baik daripada kuliah. Yah itu sih boleh-boleh saja yang berpendapat tetapi bagi saya mau mencari jalan tengah untuk hal itu.
Nantinya kalau kitabtidak punya tanha kita kau kemana. Yahbkalaubkita bisa punya uang bisa beli lagi tanah yang banyak. Kenyataanya kita pada saat iji mebghadapi sulitnya lapangan pekerjaan. Kalau demikian kita didik saja anak dengan wirausaha dan sejak awal mereka dibekali untuk mencari ilmu. Dengan demikian mereka bisa bertahan hidup
Saya lebih baik untuk membagi-bagi yang dalam kuliah dan juga tanah kalau saya menjual tanah untuk penidikan toh rasanya itu sulit bagi saya
Toh  sekolah yang bagus kadang tidak mesti mahal. Buktinya PTN yang berkualitas harganya lebih murah daripada PTS yang bonafid. Hanya saja pengorbanan untuk mendapatkan kurus di PTN berat sekali . Kalau otak tidak bisa bagus dan uanh juga tidak memungkinkan yah lebih baik memilih sekolah yang sedang aja sekolah negeri dengan  bantuan orang tua yangpijtar kita bisa memiliki kwalitas dan anak kita pendidikannya tidak kalah dengan anak-anak yang bersekolah di tempat yang bagus sekalipun
Adanya perhitungan antara memilih sekolah yang bagus dengan tanah harua ada pertimbangan matang dan jangan lupa istikarah kalau ada temuan seperti ini.

Sunday, January 31, 2016

Cara Menabung Dengan Mudah

Sudha lama gak posting.akhirnya saya balik juga ke sini.Dalam rangka untuk menebar ilmu dan membagi ilmu yah ini sama saja.Saya akan memberikan sauatu caa menabung bagi siapa saja yang sulit menabung. saya pernah mendengar orang yang gajinnya "besar" pun tidka bisa menabung padahal gaji yang kecilbisa menabung dan bis ahidup sejahtera. Hal ini karena merka bisa menabung.
Saya mendapat tips dai blog tetangga muhammad nur , mungkin dari sini anda akan memperoleh cara untu menabung yakni seperti:

1.Segera menabung setelah menerima penghasilan 
Jangan inepin uang dan jangan tunda-tunda untuk menabung karena kita akan memakai uang tersebut.Kalau uang ada di tangan jauh lebih cepat habis karena kita akan beli apa saja yang kita mau.

2. Pisahkan rekening belanja dnegan tabungan 
Kalau kita gunakan rekening belanja dan tabungan satu memang kita jadi meggunakna uang tabungan tersebut. Kadang kalau yang freelance atau penghasilan tidak tetapmenggunakan atmuntuk nabung dan untuk pengeluaran akhirnya uang tabungan di ATM habis. Ada satu tempatbagi kita untuk menyimpan uang atau kisa bis amenyimpannya dalam bentuklain seperti emas.

3.Tentukan sejumlah uang yang anda tabung
Misalnya ada yang berjanji akan menabung 10% dari penghasilan atau bahkan 20%. Jika sudah bertekad maka ia harus menyediakan setia[ bulannya sebesar 20% untuk menabung.

4. Anggap tabungan sebagai pengeluaran 
Kalau sudah nabung jangan kita ingat uang tersebut yang berarti akan kita gunakan untuk keperluan lain. Kita tidak bleh gunakan uang tabungan untuk belanja melainkan kita gunakan tabungan tersebut untuk tujuan menabung kita.Mialnya kita menabung untuk membeli mainana maka kita gunakan tabungan tersebut untuk membeli mainan. 

5. atur Budget dan tabung setiap kelebihan bulanan
Jangan latah untukmengabiskan anggaran kayak instansi saja.Semakin kita bisa menghemat semakin bis akita beruntung ini bukan masalah penyerapan anggaran

6. Naikkan presentase
Kalau penghasilan meninggkat kita menaikkan presentase tabungan kita agar kita bisa mendapatkan hasil yang banyak

Sunday, December 13, 2015

Mindset yang salah mengenai passive income



Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa passive income diperoleh dengan cara tidak bekerja keras dan hanya tinggal menunggu uang datang ke pundi-pundi harta mereka. Akan tetapi setiap orang harus mengerti bahwa awal dari passive income adalah pekerjaan yang berat sekali. Anda harus bekerja keras untuk memulai suatu usaha yang nantinya akan memberikan hasil yang banyak pada kemudian hari.
Seorang penulis belum tentu akan menerima bayaran pada saat menulis buku bahkan setelah bukunya selesai dicetak. Penulis baru mendapatkan hasil ketika bukunya laku di pasar.  Sebagai penulis pemula kita mungkin menerima penolakan dari penerbit meski buku kita mungkin memiliki tulisan yang baik. Seorang petani akan lebih memperhatikan tanamannya pada masa awal-awal tanam karena tanaman-tanaman tersebut peka terhadap penyakit dan kadang pengairan yang berlebih dapat merendam padi yang masih pendek.
Fase awal adalah fase yang berat bagi pemburu passive income ibarat seorang petani membuka hutan  yang baru. Banyak tenaga yang diperlukan untuk menebang hutan dan meyingkirkan semak belukar. Kadang mereka juga harus menghadapi hewan buas yang habitatnya di lahan tersebut. Ancaman serangan binatang buas bisa terjadi kapan saja. Untuk menanam tanaman produktif seperti karet atau kelapa sawit memerlukan bibit berkualitas yang tidak murah.
Bibit yang kita tanam tidak akan berbuah artinya kita harus menunggu waktunya untuk panen walau kadang dalam usaha dagang kadang kita bisa menerima keuntungan yang lebih cepat karena kalau berdagang tidak terbatas dengan produksi yang memakan waktu.
Perasaan ingin cepat untung dalam material saja membuat kita cepat putus asa. Ketika kita tidak menghasilkan berdasarkan target,  kita malah kendor bukan mengejar atau berusaha lebih keras lagi untuk menutupi kekuarangan target kita.
Kalau kita berusaha bukan untuk untung saja maka kita akan terus berusaha hingga keinginan kita tercapai. Hanya saja kita memang perlu memikirkan jika usaha atau memang sudah tidak menguntungkan lagi kita dapat beralih ke usaha lain setelah memikirkan dengan masak-masak.

Thursday, December 3, 2015

Mempertimbangkan 4 Hal Sebelum berinvestasi



Berinvestasi adalah sesuatu yang dapat meningkatkan kekayaan kita. Uang yang kita investasikan dapat berlipat atau berkembang karena pengolhan oleh pihak lain yang membutuhkan dana dari investor. Sebagai balas jasa para pengusa akan memberikan pembagian keuntungan.
Tentu saja investasi adalah menguntungkan akan tetapi juga investasi dapat merugikan kita juga. Terkadang seorang yang sudah susah-susah mengumpulkan uang namun investasinya gagal untuk itu kita harus mempertimbangkan kekuatan keuangan kita .
Kalau mau berinvestasi kita harus memikirkan beberapa hal terlebih dahulu. Seperti yang Sefir Senduk ceritakan dalam artikelnya di NOVA 738/XIV. Ada setidaknya empat halyang kita perhatikan dalam berinvestasi:
1.       Memikirkan uang cadangan terlebih dahulu
Setiap keluarga atau invidu seharusnya mempunyai uang cadangan sendiri yang besarya sekiar 6 bulan biaya pengeluaran. Dana cadangan ini akan menutupi jika kita tiba-tiba membutuhkan dana dalam jumlah yang tidk sedikit. Nah,kalau ini saja belum cukup maka kita harus memenuhinya. Jangan kita taruh pad investasi yang tidak pasti .
2.       Investasi pada investasi bebas risiko seperti depsoito untuk menjamin uang. Tetapi saya sih tidak sreg dengan bunga deposito karena yah dilarang atau diharamkan dalam Islam. Mungkin kita bisa saja menyimpan hasil tabungan dalam bentuk emas yang tidak ad ribanya. Hanya saja emas ini berisiko karena emas bisa hilang karena dicuri oleh orang.
3.       BIla penghasilan dari usaha maka tawaran usaha baru berarti juga peluang yang baru. Asal anda bisa mengelola usaha tersbut berarti anda bisa menghasilkan uang yang lebih banyak. Kalau kita mempunyai usaha banyak ada kemungkinan kita akan lebih beruntung sebab jika satu usaha rugi mungkin usaha lain bangkrut.Tetapi tentu saja tidak menutup kemungkinan seluruh usaha kita bisa bangkrut semua.
4.       Penghasilan tidak terduga
Jika anda mendapatkan penghasilan tidak terduga lebih baik untuk kebutuhan terlebih dahulu. Anda juga dapat memenuhi  dana cadangan telebih dahulu. Jangan karena ada penghasilan tidak terduga kita langsung berinvestasi. Kita piker khan dana-dana seperti itu tidak dalam hitungan.