Wednesday, September 2, 2015

Anti Mainstream Menghadapi Krisis



Krisis Mungkin ada di ambang mata dengan nilai dollar 14000. Pada tingkat ini menjadi candaan di dunia maya karena angkanya seperti call center dari Bank Milik Negara RI atau juga call dari sebuah restoran yang terkenal dan mendunia. Padahal penulis sih sedih juga masa dollar yang naikkita yang menderita.
Kalau sudah krisis kita juga harus mengencangkan ikat pinggang atau menambah lobang dari ikat pinhganyang mengetatkan perut kita. Kalau di banyak artikel keuangan kita harus hemat. Ada yang menyarankan kita untuk makan di rumah saja atau membawa bekel. KAlau bawabekel memang bisa hemat ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Bayangkan saja kalau sehari kita makan 15000 aja berarti setidaknya kita bisa menyimpan 300 ribu rupiah. Itu rata-rata makan dengan nasi padang lauk ayam gulai dengan minuman air putih atau the tawar anget.
Pos lain yang bisa kita hemat adalah hiburan. Kita mengurangi hiburan ke bioskop. Ada yang tidak menoton TV. Kita juga bisa menghemat energy dengan menggunakan lampu hemat energy dan mentup kebocoran dari air
Kalau kita masih bisa berhemat tidak apa-apa.Hitung-hitung kita mengurangi makan diluar sehingga kita makan di dalam dan lebih sehat. Tapi kalau kita tidak bisa menghemat lagi bagaimanayah kita terpaksa meningkatkan pendapatan.
Meningatkan pendapatan mungkin seolah mudah namun perlu perjuangan. Meningkatkan pendapatan tentu lebih sulit namun kita harus lakukan. Kita bisa mencari pekerjaan sampingan sesuadah pekerjaan kita. Kalau yang belum bekerja bagiaman? yah cari pekerjaan sambil mengerjakan pekerjaan sampingan.
Ada beberapa hal yang kita lakukan seperti pekerjaan konsultasi.Pekerajaan ini membutuhkan keahlian tingkat tinggi di bidang tertentu. Kalau konsultan keuangan maka membutuhkan keahlian di bidang keuangan. Saran-saran ahli sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang konsultan.

No comments:

Post a Comment